MARASMUS
Nama penyakit ini adalah Marasmus. Penyakit ini terjadi umumnya pada anak-anak dengan usia dibawah 12 tahun. Penyebab utama penyakit ini adalah masukan energi dan protein yang tidak mencukupi kebutuhannya, yang disebabkan oleh multi faktor yang saling terkait, diantaranya:
1. Masukan yang tidak adekuat. Hal ini dihubungkan dengan ketidakmampuan (kemiskinan), penyakit yang menyebabkan anorexia, prosedur di RS yang memuasakan bayi, dan tekanan psikologis.
2. Meningkatnya kebutuhan. Peningkatan kebutuhan energi umumnya dikarenakan infeksi, demam, trauma, neoplasma, hipertiroid dan distress pada jantung dan pernafasan.
3. Menurunnya retensi energi.
4. Meningkatnya energi yang terbuang. Hal ini dapat disebabkan muntah, diare dan sindroma melabsorbsi juga menurunkan retensi energi.
(Butte dalam Tsang & Nichols 1988: 95)
Penyakit Marasmus ini memiliki gejala sebagai berikut :
1. Wajah seperti orang tua
2. Sering terdapat penurunan kesadaran
3. Kulit kering, dingin dan kendor
4. Otot-otot mengecil sehingga tulang-tulang terlihat jelas
5. Sering disertai diare atau konstipasi
6. Tekanan darah, frekuensi jantung dan frekuensi pernafasan berkurang
Pada marasmus tingkat berat, terjadi retardasi pertumbuhan, berat badan dibanding usianya sampai kurang 60% standar berat normal. Sedikitnya jaringan adipose pada marasmus berat tidak menghalangi homeostatis, oksidasi lemak tetap utuh namun menghabiskan cadangan lemak tubuh. Keberadaan persediaan lemak dalam tubuh adalah faktor yang menentukan apakah bayi marasmus dapat bertahan/survive (Cameron & Hofvander 1983:19-21).
Memberikan anak-anak makanan dengan nutrisi yang tepat dan lengkap dapat mencegah marasmus dan mencegah infeksi dapat mengurangi risiko marasmus.
Tugas Final MK Nutrisi dan Gizi
Diposting oleh
eCka nyamuCk
|
Label:
kuliah gw
(dari berbagai sumber yang bisa dipercaya)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar